Inilah Sebab Kenapa Iman Kita Sering Turun












Kita pasti pernah mengalami kondisi sangat semangat dalam ibadah, betul kan?
Dan sayangnya itu terjadi hanya sebentar, misalnya 3 hari, seminggu, 3 minggu, lalu kita kembali bermalas-malasan dalam ibadah. Seperti shalat berjama'ah di masjid, kita perjuangkan semaksimal kita bagaimana agar setiap shalat wajib kita harus di masjid, ya harus karena laki-laki sejati harusnya begitu, shalat wajib berjama'ah di masjid, itu kita semangat banget, ada rasa ketenangan dalam melaksanakannya, sampai-sampai kalau kita alfa 1 kali shalat berjama'ah, itu rasanya ga enak banget, meski sudah shalat tapi seperti ada yang kurang. Nah sahabat, kita bisa mengalami kondisi seperti itu karena iman kita lagi naik. Seperti yang Rasulullah katakan bahwa iman itu bisa naik, bisa turun.

Lalu, hari terus berjalan dan waktu terus berputar, lama kelamaan kita mulai merasa bosan, merasa lelah, merasa malas, tapi kita tak sanggup melawannya, bahkan ada pikiran bahwa 'ah gapapa lah shalat dirumah, kan kemaren udah banyak shalat di masjid', sehingga sudah tidak mau lagi shalat berjama'ah di masjid, akibat dari kemalasannya. Sekali lagi sebagaimana yang pernah Rasulullah katakan bahwa iman itu bisa naik, bisa turun. Kondisi seperti inilah yang menunjukkan bahwa iman kita sedang turun.

Waspadalah sahabat ku, syaithon tidak akan pernah berhenti dan lelah dalam menggoda kita, agar iman kita turun kembali dan semakin turun, sampai menghilangkan keimanan itu, tentu kita berlindung kepada Allah dari hal tersebut.

Ada satu hal menarik dari syaithon, yaitu istiqomahnya dia dalam menggoda kita, ternyata tidak hanya keburukan yang melekat pada dirinya, kalau kita mau ambil hikmahnya dari syaithon ini bahwa dia Istiqomah terhadap pekerjaannya, sekalipun itu pekerjaan yang sangat buruk dan sangat dibenci Allah. Disini bukan berarti saya mengajak teman-teman untuk meneladani syaithon, akan tetapi bagaimana kita lihat bahwa dia tidak pernah lelah dan bosan atas pekerjaan sesatnya.

Lalu kita? Kita yang dalam kebaikan kok ngga mau istiqomah, kenapa kita ngga mau menjaga bangunan agama kita dengan shalat? Kita malah meruntuhkannya dengan meninggalkan kewajiban yang mulia itu, sehingga apa akibat terburuk nya? kita pasti celaka, pasti celaka, pasti celaka, sehingga tertimpa bangunan yang runtuh tersebut?
Hey, neraka saqor titip salam buat kamu yang seperti ini. Ular Syuja'ul Aqra kayaknya rindu sama kamu. Haha.

jangan-jangan selama ini kita mudah dikalahkan oleh syaithon karena memang kita sudah kalah sejak awal, kalah dalam hal semangat ibadah, kalah dalam hal istiqomah. Maka dalam kondisi iman yang sedang naik mari kita terus meminta kepada Allah agar Allah istiqomahkan kita diatasnya. Begitu pula dalam kondisi iman yang sedang turun, kita meminta kepada Allah dan berharap kepada-Nya agar Dia mengembalikan kita pada kondisi terdekat dengan-Nya, yaitu iman yang sedang naik. Dan dalam kondisi apapun, kita jangan pernah lepas berdoa agar istiqomah. Bagaimana do'a meminta Istiqomah itu? Salah satunya yang telah kita ketahui dalam Surah Ali Imran ayat 8 :

رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ (٨)
["Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi."]


Ayo bangkitkan imanmu!
Bangkitkan semangatmu!
Jangan mau kalah sama syaithon!
Rasulullah menanti kedanganmu!
Surga siap menyambutmu!
Keep Hamasah, brother..!!!
Keep Hamasah, sister...!!!

Allahul Musta'an

Komentar

Artikel Terbaik Untuk Anda

Jujur Dalam Keimanan