Jujur Dalam Keimanan
Hanya orang-orang yang memiliki keimanan yang sejujur-jujurnya yang hatinya akan ridho menerima segala kebenaran yang diwahyukan Allah melalui Rasul-Nya.
Hingga hatinya benar-benar ikhlas menerima syariat Allah Ta'ala tanpa mengandalkan akal dan logikanya.
Sami'naa wa atho'naa, mendengar, hati menerima dan mengamalkan semampunya tanpa keraguan sedikitpun.
Seorang hamba yang mau menerima kebenaran, hatinya akan menerima tanpa syarat apapun. Dan yang mampu menerima kebenaran adalah mereka yang memiliki keimanan yang benar pula, bukan keimanan palsu.
Dan Allah yang lebih tahu isi hati hamba-Nya, apakah hamba itu beriman dengan sejujur-jujurnya.
Allahul Musta'an
Komentar
Posting Komentar
Mohon kritik dan sarannya dari sahabat pembaca semua